Hadist tentang Memakan Riba



. حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ، عَنْ عَبْدِ

الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ، عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ، قَالَ: لَعَنَ رَسُولُ اللهُ آكِلَ الرِّبَا، وَمُؤْكِلَهُ وَشَاهِدَيْهِ وَكَاتِبَهُ.

Qutaibah menceritakan kepada kami, Abu Awanah menceritakan kepada kami dari Simak bin Harb, dari Abdurrahman bin Abdullah bin Mas’ud, dari Ibnu Mas’ud, dia berkata,
“Rasulullah SAW melaknat pemakan riba, yang memberinya, kedua saksinya, dan juru tulisnya.”

– Shahih Sunan At-Tirmidzi : Bab 2
– Nomor 1206 : Halaman 2

Dampak Buruk Riba
✔ Menimbulkan ketidakadilan → Orang kaya semakin kaya, orang miskin semakin terbebani.
✔ Menghancurkan keberkahan harta → Harta dari riba tidak akan membawa ketenangan dan keberkahan.
✔ Menimbulkan permusuhan → Riba dapat menyebabkan kesenjangan sosial dan memperburuk perekonomian.
✔ Mengundang kemurkaan Allah → Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa Allah dan Rasul-Nya memerangi orang yang tetap bertransaksi riba.

Cara Menghindari Riba
✅ Gunakan sistem keuangan syariah → Pilih bank dan lembaga keuangan berbasis syariah yang tidak menerapkan bunga.
✅ Hindari pinjaman berbunga → Jika membutuhkan modal, carilah alternatif seperti akad murabahah, mudharabah, atau qardhul hasan.
✅ Tingkatkan kesadaran tentang riba → Pelajari lebih dalam tentang keuangan syariah agar tidak terjerumus ke dalam riba tanpa sadar.

[Ika, 2025]

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *