Hadist Tentang Tertinggal dari Shalat Berjama’ah
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ: رَسُولُ اللَّهُ الله مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ وُضُوءَهُ ثُمَّ راحَ فَوَجَدَ النَّاسَ قَدْ صَلَّوْا أَعْطَاهُ الله جَلَّ وَعَزَّ مِثْلَ أَجْرٍ مَنْ صَلَاهَا وَحَضَرَهَا لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أَجْرِهِمْ شَيْئًا.
Dari Abu Hurairah RA, dia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang berwudhu, lalu memperbaiki wudhunya, kemudian pergi ke masjid, ternyata jama’ah telah selesai mengerjakan shalat, maka Allah memberikan kepadanya pahala, seperti pahala orang yang telah mengerjakan (shalat jama’ah) dan menghadirinya, tidak kurang sedikit pun dari pahala mereka.” (Shahih)
– Shahih Abu Daud : Bab 1
– Nomor 564 : Halaman 233
Sholat berjamaah memiliki keutamaan pahala yang besar, tetapi ada sebagian dari kita yang seringnya terlambat ketika ingin melaksanakan sholat secara berjamaah. Terlepas terlambat atau tidaknya kita, kita tetap mendapatkan pahala yang dijanjikan bagi mereka yang berusaha ke masjid. Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa berwudhu dengan sempurna, lalu ke masjid, dan ia mendapati orang-orang telah selesai shalat, maka Allah akan memberinya pahala seperti pahala orang yang shalat berjamaah…” (HR Abu Dawud) .
Adapun langkah-langkah yang diajarkan oleh islam untuk meyikapi keadaatn tersebut :
1. Berjalan dengan tenang tanpa tergesah-gesah
2. Ikuti gerakan imam yang sedang dilakukan, contohnya Jika imam sedang rukuk, setelah takbiratul ihram langsung rukuk bersama imam.
3. Dan terakhir menyempurnakan sholat setelah imam salam. Contoh:
Jika sholat berjamaah adalah Sholat Isya (4 rakaat), tetapi kita hanya sempat mengikuti 2 rakaat terakhir bersama imam, maka setelah imam salam, kita berdiri untuk menyelesaikan 2 rakaat lagi.
Hadis ini menunjukkan kepada kita bahwa segala niat baik dan usaha untuk dating ke masjid memiliki nilai di sisi Allah SWT
[Karis, 2025]
Leave a Reply