Hadist Tentang Larangan Mengkhususkan Hari Jum’at dengan berpuasa

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ : لَا يَصُمْ أَحَدُكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ، أَنْ يَصُومَ قَبْلَهُ بِيَوْمٍ أَوْ بَعْدَهُ. إلا

Dari Abu Hurairah, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Janganlah salah seorang dari kalian berpuasa pada hari Jum’at, kecuali ia telah berpuasa pada hari sebelumnya atau hari sesudahnya.” (Shahih: Muttafaq ‘Alaih)

– Shahih Abu Daud : Bab 2
– Nomor 2420 : Halaman 113

Dalam larangan pengkhususkan hari jum’at ini dengan berpuasa adalah bahwasannya hari jum’at merupakan salah satu dari tiga hari raya yang disyariatkan, karena didalam agama islam memiliki tiga hari raya yaitu Idul Fitri dari bulan Ramadhan, Idul adha dan hari raya mingguan yakni hari jum’at. Mengapa dilarang karena pada hari jum’at ini sepatutnya kita untuk menyibukan diri dengan berdoa serta berdzikir.
Adapun apabila seseorang berpuasa pada hari sebelumnya atau hari sesudahnya maka puasanya diperbolehkan pada hari jumat, karena dia berpuasa sebelum hari jumat yaitu pada hari kamis atau dia berpuasa sesudahnya hari jumat yaitu pada hari sabtu. Puasa pada hari jum’at diperbolehkan juga Ketika bertepatan dengan hari-hari sunnah seperti hari Arafah atau hari Asyura

[Karis, 2025]

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *