DOA KETIKA MEMASUKI MASJID


عَنْ أَبِي حُمَيْدٍ أَوْ أَبِي أُسَيْدٍ السَّاعِدِي يَقُولُ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى الله -عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمُ الْمَسْجِدَ فَلْيُسَلِّمْ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ لِيَقُلِ اللهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ: فَإِذَا خَرَجَ فَلْيَقُلِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ

Dari Abu humaid atau Abu usaid as-saidi dia berkata “Rasulullah SAW bersabda ‘apabila salah seorang di antara kalian masuk kedalam masjid, maka bacalah shalawat dan salam atas nabiSAW kemudian ucapkanlah “ Allahumma Iftahlii abwaaba rahmatika (Ya Allah bukakanlah untukku pintu-pintu Rahmat-mu)” dan apabila keluar ucapkanlah “ Allahumma inni as ‘aluka min fadhlika (Ya Allah, aku memohon karunia kepada-mu)”.

Adab Ketika Masuk Masjid
Adab memasuki masjid mencerminkan sikap hormat dan kesucian terhadap rumah ibadah. Berikut beberapa adab yang perlu diperhatikan:
1. Berwudhu Terlebih Dahulu
Disunnahkan dalam keadaan suci sebelum memasuki masjid.

2. Memasuki dengan Kaki Kanan
Mengutamakan kaki kanan saat masuk dan membaca doa:
“Allahumma iftah li abwaba rahmatik.”
(Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu.)

3. Menghormati Kesucian Masjid
Tidak membawa barang najis atau kotoran.
Berpakaian sopan dan bersih.

4. Shalat Tahiyatul Masjid
Jika memungkinkan, lakukan shalat sunnah dua rakaat sebelum duduk.

5. Menjaga Ketertiban dan Kekhusyukan
Tidak berbicara atau bercanda secara berlebihan.
Menonaktifkan atau mematikan suara ponsel agar tidak mengganggu.

6. Menghindari Makan Makanan Berbau Tajam
Hindari bawang, durian, atau makanan lain yang berbau menyengat.

7. Niat I’tikaf (Jika Berlama-lama di Masjid)
Jika berdiam diri di masjid, disunnahkan berniat i’tikaf.

Adab-adab ini membantu menjaga kesucian dan ketenangan masjid, sehingga ibadah bisa dilakukan dengan khusyuk.


[Ika,2025]


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *